TutorialDesainWarna

Belajar Dasar Dasar Teori Warna

Warna adalah salah satu unsur penting dalam dunia desain grafis, fotografi dan lainnya. Warna dapat memberikan peran yang sangat penting karena warna bisa mempengaruhi karakter dan psikologis kepada audience.

Di artikel ini saya akan menjabarkan tentang konsep dasar yang terdapat dalam teori warna, teori warna ini saya dapetin dari matkul kuliah saya yang kebetulan saya mengambil jurusan desain komunikasi visual, jadi kalian dapet pelajaran gratis dari artikel ini hehe.

So semoga artikel ini bisa membantu kalian dalam menentukan warna kedalam desain, color grading di video, editing warna di fotografi dan lainnya.

Pengertian Teori Warna dan Color Wheel

Teori warna adalah kombinasi praktis antara seni dan sains yang digunakan untuk menentukan warna apa yang terlihat bagus jika digabungkan. Color wheel atau roda warna adalah bagan yang menunjukan hubungan antara warna primer, sekunder, dan tersier. Dibuat oleh Sir Isaac Newton pada tahun 1666, yang memetakan spektrum warna ke dalam lingkaran. Color wheel yang dia ciptajan memiliki banyak kegunaan saat ini. Pelukis menggunakan color wheel untuk mengidentifikasi warna untuk dicampur dan bagi seorang desainer mereka menggunakan color wheel untuk memilih warna yang cocok.

Color wheel terdiri dari warna primer (merah, kuning, dan biru), warna sekunder (Orange, hijau, dan ungu), dan warna tersier (Kuning kehijauan, biru kehijauan, biru violet, merah violet, merah jingga, dan kuning jingga).

Warna-warna yang terlihat serasi disebut harmoni warna. Seorang Seniman atau desainer menggunakan harmoni warna untuk menciptakan tampilan dan nuansa tertentu di dalam karya mereka. Kalian bisa menggunakan color wheel untuk mendapatkan harmoni warna dengan cara menggunakan aturan skema warna. Skema warna dapat menentukan posisi relatif dari warna yang berbeda untuk menemukan warna yang dapat menciptkan efek harmonis.

Color wheel terdapat dua jenis yaitu :

Color wheel RYB (merah, kuning, dan biru) Biasanya digunakan oleh pelukis yang bisa membantu menggabungkan warna cat.

Color wheel RGB (merah, hijau, dan biru) Yang digunakan untuk desain digital, biasa digunakan di aplikasi photoshop, illustrator, dan lainnya.

Pengelompokan Warna

Pertama kita harus tahu dulu tentang pengelompokan warna, karena warna itu terdiri dari beberapa kelompok :

  1. Warna Primer
  2. Warna Sekunder
  3. Warna Tersier

Pengertian Warna Primer

Warna utama atau warna primer adalah warna dasar yang bukan merupakan campuran dari warna-warna lain. Warna primer tersebut adalah merah, biru, dan hijau. Warna primer diibaratkan sebagai orang tua dari warna – warna lainnya. Dengan menggunakan tiga warna tersebut kalian bisa mendapatkan warna warna lainnya dengan cara mencampurkannya.

Dalam color wheel RYB, warna primer adalah merah, kuning, dan biru

Pengertian Warna Sekunder

Warna sekunder adalah hasil percampuran warna-warna primer, dengan proporsi 1 banding 1, yaitu kita menggabungkan antara dua warna primer dan hasilnnya adalah cyan, magenta, dan kuning. merah dan hijau menjadi kuning, hijau dan biru menjadi cyan, dan biru dan merah menjadi magenta.

Dalam color wheel RYB, warna Sekunder ungu (merah bercampur biru), oranye (merah bercampur kuning), dan hijau (kuning bercampur biru).

Pengertian Warna Tersier

Warna tersier adalah warna peralihan antara warna primer dan sekunder, yaitu oranye, hijau tua, hijau muda, biru, ungu dan merah muda. Warna ini bisa didapatkan dengan cara menambahkan warna primer ke warna sekunder.

Dalam color wheel RYB, warna Tersier adalah merah-oranye, kuning-oranye, kuning-hijau, biru-hijau, biru-ungu, dan merah-ungu.

Nah dari pengelompokan warna di atas kita bisa menggabungkan warna tersebut kedalam lingkaran dan lingkaran tersebut biasa disebut dengan color wheel.

Warna hangat dan dingin

Color wheel dapat dibagi menjadi 2 bagian yaitu warna hangat dan warna dingin. Kehangatan atau kesejukan warna biasa dikenal dengan suhu warna atau Tempratur warna. Kombinasi warna yang terdapat dalam color wheel memiliki keseimbangan warna hangat dan warna dingin.

Warna hangat adalah warna dari merah hingga kuning.

Sedangkan warna dingin adalah warna dari biru ke hijau dan ungu.

Putih, Hitam dan Monochrome

Lalu bagaima dengan Putih dan Hitam? ada banyak perdebatan apakah mereka ini termasuk warna atau bukan. Ada yang bilang putih adalah warna tapi hitam bukan, ada juga yang sebaliknya.

Tapi bagiku putih dan hitam adalah spesial karena bisa berpengaruh kesemua warna. Kita ambil contoh warna merah, semakin gelap suatu warna dia akan menuju ke arah hitam, dan semakin terang suatu warna dia akan menuju ke arah putih. nah jika kita ingin membuat palet warna dari satu tone warna ini disebutnya monochrome.

Kalian pasti sering menyalahartikan sebutan warna monochrome/monokrom ini, kalian berpikir monokrom adalah warna hitam dan putih padahal bukan hanya warna hitam dan putih saja Karena sebenarnya, monokrom bisa digunakan dengan warna-warna lain, Istilah warna monokrom sendiri berarti gradasi tone dari satu warna.

Hue, Saturation, dan Brightness/Lightness/Luminance

Kalo di aplikasi editing yang berhubungan dengan warna seperti Photoshop, Illustrator, Lightroom dan lainya biasanya terdapat Hue, Saturation, dan Brightness/Lightness/Luminance.

Hue

hue pada dasarnya adalah warna yang terdapat dalam color wheel.

Saturation

Saturation yaitu keadaan banyaknya pigmen warna. Semakin sedikit pigmen warnanya bakal semakin kusam dan sampai titik tidak ada pigmen warna maka akan menjadi abu-abu, atau bisa juga disebut dengan intensitas atau kemurnian warna.

Brightness/Lightness/Luminance

Brightness/Lightness/Luminance yaitu tingkat terangnya warna, jadi satu warna yang dicampurkan kehitam ataupun keputih yang berpengaruh kedalam kecerahan atau cahaya didalam suatu warna.

Shade, tint dan tone

Kalian bisa membuat shade, tint, dan tone warna dengan cara menambahkan hitam, abu-abu, dan putih ke warna dasar.

Shade

Untuk membuat shade kalian perlu menambahkan hitam ke warna dasar, bertujuan untuk menggelapkan warna tersebut. Ini dapat menciptakn warna yang lebih dalam.

Tint

Untuk membuat tint perlu menambahkan warna putih ke warna dasar, bertujuan untuk mencerahkan warna. Hal ini dapat membuat warna menjadi kurang intens, tetapi berguna untuk menyeimbangkan kkombinasi warna yang lebih hidup.

Tone

Tone warna dibuat dengan menggabungkan hitam dan putih atau abu-abu dengan warna dasar. Seperti tint, tone adalah versi yang lebih halus dari warna aslinya.

Skema Warna

Di dalam teori warna terdapat skema warna yang dapat memandu kalian dalam menentukan warna untuk diaplikasikan ke dalam desain ataupun lainnya, sehingga dapat menciptakan harmoni warna yang pas. Terdapat 6 jenis skema Warna yaitu :

  1. Skema Warna Complementary
  2. Skema Warna Monochromatic
  3. Skema Warna Analogous
  4. Skema Warna Split Complementary
  5. Skema Warna Triadic
  6. Skema Warna Tetradic

Skema Warna Complementary

Yaitu skema warna yang menggunakan dua warna yang berlawanan pada color wheel.

Skema Warna Monochromatic

Yaitu skema warna yang mengunakan tiga nilai berbeda dengan menggunakan 1 warna dasar.

Skema Warna Analogous

Yaitu skema warna yang menggunakan tiga warna yang berdekatan pada color wheel.

Skema Warna Split Complementary

Skema warna split complementary yaitu warn yang bersebrangan tapi bercabang-cabang di warna sebelahnya seperti membentuk huruf Y.

Skema Warna Triadic

Skema Warna Triadic yaitu tiga warna yang membentuk segitiga pada color wheel.

Skema Warna Tetradic

Skema Warna Tetradic yaitu empat warna yang ditempatkan secara merata pada color wheel.

Memilih Warna yang Tepat

Untuk memilih warna yang tepat kalian butuh banyak kreativitas dan eksperimen. Kalian haru mengingat bahwa warna sangat psikologis serta harmoni warna yang berbeda dapat mengahsilkan efek yang berbeda pula. Misal kalian menggunakan skema warna Analogous yang memiliki hue yang sama, sehingga menciptakan transisi yang halus dari satu warna ke warna berikutnya. Atau menggunakan skema warna complementary dimana warna berlawanan satu sama lain pada color wheel, sehingga akan menciptakan kontras yang kuat.

Tips dari saya teruslah berlajar dan bereksperiman dengan menggunakan harmoni warna yang berbeda sehingga dapat mencapai suasana hati atau efek yang kalian inginkan, sekian artikel dari saya ini semoga bermanfaat 🙂

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button